IBM DB2 9.7 rilis yang terbaru untuk Linux, UNIX, dan Windows menawarkan banyak keuntungan untuk meningkatkan kinerja, pemeliharaan yang lebih baik, dan menurunkan total biaya kepemilikan, terutama untuk database besar dan handal. Tetapi setelah mencoba versi terbaru tersebut, apa yang paling membuat saya terkejut adalah tentang kemudahan menerapkan seluruh fitur-fitur yang ada.
Fitur penting yang membuat rilis versi ini sangat istimewa adalah kompresi index, dimana membuat proses I/O dan ukuran dari sturktur index menjadi sangat kecil. Dengan teknologi terbaru dari proses kompresi, DB2 dapat menghasilkan rasio kompresi hingga 50 persen bahkan lebih. Ukuran index yang menjadi sangat kecil ini, secara langsung akan mengurangi kebutuhan tempat penyimpanan dari sebuah gudang data berukuran terabyte. Dan juga mengurangi secara keseluruahn proses I/O dan response time dari suatu sistem proses transaksi. Dengan fitur ini, DB2 menjadi yang terbaik diantara para pesaingnya.
Fitur berikutnya yang dibawa oleh verisi terbaru ini adalah model transaksi konkurensi yang ditingkatkan. Perbaikan pada proses konkurensi memberikan banyak kelebihan dalam suatu proses transsksi. Dalam suatu sistem yang membutuhkan kemampuan yang handal, misalnya sebuah proses transaksi akan menuliskan data dan proses transaksi lainnya akan membaca data, proses membaca data ini dapat dibatalkan atau ditunda sampai proses menuliskan data di "commit". Proses pembatalan atau penundaan ini dapat menyebabkan penurunan kinerja dari sebuah sistem yang membutuhkan kemampuan yang handal. Hal ini pada DB2 dapat dihindari dengan adanya sebuah tahap pengisolasian baru yang disebut sebagai "Currently Committed" yang menjadi nilai default dalam sistem tersebut.
Tahapan pengisolasian yang baru ini mengijinkan proses transaksi menuliskan data tetap berlangsung sementara proses lainnya, yaitu proses pembacaan data tetap dapat membaca data yang diperlukan. Hal ini dapat terjadi karena proses pembacaan data mencari informasi dari baris data yang diperlukannya melalui log dari DB2, yang biasanya berasal dari cache memory log, yang berarti proses pembacaan dapat berjalan dengan cepat. Sebagai hasilnya, proses pembacaan data dapat tetap mendapatkan datanya tanpa harus menunggu proses penulisan data di "commit".Fungsi ini meningkatkan dari kehandalan proses konkurensi dan implementasinya tanpa memberatkan sistem secara keseluruhan atau proses transaksi itu sendiri.
Setiap rilis baru dari DB2 selalu menyertakan perbaikan pada SQL proses. Dan versi 9.7 ini memiliki banyak fitur-fitur yang berhubungan dengan proses SQL ini ditingkatkan secara fungsional, kompatibilitasnya, dan kehandalannya secara umum. Para pengembang aplikasi akan sangat menyukai kemampuan dari fungsi-fungsi skalarnya, terutama peningkatan kinerja proses dari fungsi-fungsi tanggal dan waktu. Banyak sekali fungsi-fungsi yang baru pada proses SQL yang ditambahkan yang harus di coba dan di evaluasi oleh para pengambang aplikasi.
Berikutnya adalah penambahan leksikon pada DB2, yang membuatnya menjadi semakin tinggi kompabilitasnya dengan sintaks pada Oracle SQL dan PL/SQL. Peningkatan ini memberikan kemudahan dalam melakukan migrasi dari Oracle Application ke DB2. Cukup beberapa hari saja untuk melakukan proses migrasi tersebut, tidak perlu berbulan-bulan lagi. Selain itu, kemampuan dalam menggunakan sintaks yang sama ini memudahkan para pengembang aplikasi untuk pemanfaatan otomatisasi dan self-tuning dari manajemen memory pada DB2.
Ini adalah sebagaian kecil dari fitur-fitur yang terdapat pada DB2 9.7 ini. Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada http://www.ibm.com/db2/9.
Rabu, 19 Agustus 2009
Kamis, 10 April 2008
Sekilas mengenai Keamanan pada SQL Server 2005 (Bag. I)
Pendahuluan
Keamanan menjadi sangat penting pada saat semakin banyak jaringan yang terhubung. Asset dari organisasi anda harus dilindungi, khususnya basis data yang anda miliki, yang berisi informasi-informasi yang berharga dari perusahaan anda. Keamanan adalah sebuah fitur yang paling penting dari sebuah basis data. Fitur baru yang ada pada Microsoft® SQL Server™ 2005 di desain untuk membuatnya semakin aman dan membuatnya jadi semakin mudah untuk dipahami oleh pemakai yang bertanggung jawab atas perlindungan data.
Selama beberapa tahun kebelakang, di dunia telah berkembang dengan lebih baik pemahaman mengenai bagaimana seharusnya keamanan dari sebuah sistem berbasis komputer. Microsoft selalu berada di bagian terdepan dalam perkembangan ini, dan SQL Server adalah salah satu dari produk server yang paling mengimplementasikan masalah keamanan ini. Pada SQL Server 2005, pemakai diberikan privilege minimal yang mereka perlukan sesuai dengan kebutuhannya saja. SQL Server 2005 juga memberikan pertahanan yang sangat baik, sehingga dapat membuat frustrasi bahkan kepada penyerang ayng sangat ahli sekalipun.
Banyak yang telah menuliskan tentang inisiatif Microsoft dalam Trustworthy Computing yang memberikan koridor bagi para pengembang aplikasi di sebuah perusahaan. Untuk infomrasi yang lebih rinci, dapat dilihat pada situs Trustworthy Computing di http://www.microsoft.com/mscorp/twc/default.mspx
Empat buah komponen yang sangat penting pada inisiatif ini adalah :
• Secure by design.
Sebuah software memerlukan desain yang aman, sebagai dasar untuk
bertahan terhadap sebuah serangan dan melindungi data.
• Secure by default.
Seorang Administrator Sistem tidak harus bekerja keras untuk membuat
sebuah proses instalasi menjadi aman. Instalasi baru sudah seharusnya
aman secara default.
• Secure in deployment.
Sebuah software seharusnya sudah dapat membuat dirinya selalu terupdate
dengan patch keamanan terbaru.
• Communications.
Adanya peringatan dini mengenai 'best practice' dan informasi serangan,
sehingga seorang Administrator dapat bertindak proaktif untuk sistem
yang diawasinya.
Koridor penjagaan ini, tersedia sebagai 'tools' pada SQL Server 2005 untuk mengamankan basis data anda. Rangkaian tulisan ini, akan menggambarkan fitur-fitur keamanan baru yang penting yang perlu diketahui oleh seorang Administator Sistem ataupun basis data. Kita akan mulai dengan bagaimana SQL Server 2005 dapat di instal dan di konfigurasi secara mudah untuk menjaga keamanannya. Kita akan mempelajari fitur baru mengenai 'authentication' dan 'authorization' yang mengkontrol akses pada server dan menentukan apa yang dapat dilakukan oleh seorang pamakai setelah mendapatkan 'authentication'.
Rangkaian tulisan ini akan di akhiri dengan fitur keamanan pada basis data yang harus diketahui oleh seorang Administrator, untuk dapat memberikan lingkungan yang aman pada basis data dan aplikasinya yang mengakses basis data tersebut.
Keamanan menjadi sangat penting pada saat semakin banyak jaringan yang terhubung. Asset dari organisasi anda harus dilindungi, khususnya basis data yang anda miliki, yang berisi informasi-informasi yang berharga dari perusahaan anda. Keamanan adalah sebuah fitur yang paling penting dari sebuah basis data. Fitur baru yang ada pada Microsoft® SQL Server™ 2005 di desain untuk membuatnya semakin aman dan membuatnya jadi semakin mudah untuk dipahami oleh pemakai yang bertanggung jawab atas perlindungan data.
Selama beberapa tahun kebelakang, di dunia telah berkembang dengan lebih baik pemahaman mengenai bagaimana seharusnya keamanan dari sebuah sistem berbasis komputer. Microsoft selalu berada di bagian terdepan dalam perkembangan ini, dan SQL Server adalah salah satu dari produk server yang paling mengimplementasikan masalah keamanan ini. Pada SQL Server 2005, pemakai diberikan privilege minimal yang mereka perlukan sesuai dengan kebutuhannya saja. SQL Server 2005 juga memberikan pertahanan yang sangat baik, sehingga dapat membuat frustrasi bahkan kepada penyerang ayng sangat ahli sekalipun.
Banyak yang telah menuliskan tentang inisiatif Microsoft dalam Trustworthy Computing yang memberikan koridor bagi para pengembang aplikasi di sebuah perusahaan. Untuk infomrasi yang lebih rinci, dapat dilihat pada situs Trustworthy Computing di http://www.microsoft.com/mscorp/twc/default.mspx
Empat buah komponen yang sangat penting pada inisiatif ini adalah :
• Secure by design.
Sebuah software memerlukan desain yang aman, sebagai dasar untuk
bertahan terhadap sebuah serangan dan melindungi data.
• Secure by default.
Seorang Administrator Sistem tidak harus bekerja keras untuk membuat
sebuah proses instalasi menjadi aman. Instalasi baru sudah seharusnya
aman secara default.
• Secure in deployment.
Sebuah software seharusnya sudah dapat membuat dirinya selalu terupdate
dengan patch keamanan terbaru.
• Communications.
Adanya peringatan dini mengenai 'best practice' dan informasi serangan,
sehingga seorang Administrator dapat bertindak proaktif untuk sistem
yang diawasinya.
Koridor penjagaan ini, tersedia sebagai 'tools' pada SQL Server 2005 untuk mengamankan basis data anda. Rangkaian tulisan ini, akan menggambarkan fitur-fitur keamanan baru yang penting yang perlu diketahui oleh seorang Administator Sistem ataupun basis data. Kita akan mulai dengan bagaimana SQL Server 2005 dapat di instal dan di konfigurasi secara mudah untuk menjaga keamanannya. Kita akan mempelajari fitur baru mengenai 'authentication' dan 'authorization' yang mengkontrol akses pada server dan menentukan apa yang dapat dilakukan oleh seorang pamakai setelah mendapatkan 'authentication'.
Rangkaian tulisan ini akan di akhiri dengan fitur keamanan pada basis data yang harus diketahui oleh seorang Administrator, untuk dapat memberikan lingkungan yang aman pada basis data dan aplikasinya yang mengakses basis data tersebut.
Langganan:
Komentar (Atom)